Thursday, November 7, 2013

Resensi Buku Poconggg Juga Pocong

Resensi Buku Poconggg juga Pocong
Oleh Reyva Babtista
672013174

Judul                           : Poconggg Juga Pocong
Penerbit                       : Bukune
Penulis                         : @poconggg
Tebal                           : 142 Halaman
Kategori                      : Novel komedi-fiksi
Harga                          : Rp. 36.000,-

            Poconggg, dengan tiga ‘g’ adalah satu sosok yang sangat dikenal di dunia media sosial Twitter. Ketika buku ini terbit, @poconggg adalah sosok anonim misterius yang mengaku sebagai “paranormal dan setan asli Indonesia”, namun belakangan diketahui pemilik akun @poconggg adalah seorang pemuda bernama Arief Muhammad. Lewat penulisan twit-twitnya yang selalu kocak dan jumlah followers yang mencapai dua juta lebih, @poconggg disebut-sebut sebagai seleb Twitter, dan alasan inilah yang kemudian membuat dia mampu menulis sebuah buku perdananya yang bisa dibilang sukses menarik pembaca, yaitu Poconggg Juga Pocong.
            Poconggg Juga Pocong bercerita tentang pengalaman-pengalaman konyolnya selama menjadi seikat pocong, begitu dia menyebut dirinya. Tentu pengalaman-pengalaman ini adalah fiksi, namun cukup dapat membuat peresensi selalu tertawa terbahak-bahak ketika membaca setiap bab bukunya. Satu hal yang unik, di dalam buku ini selalu @poconggg tegaskan agar pembaca tidak perlu penasaran bagaimana seikat pocong bisa menulis buku.
            “Gue tegasin, kalian nggak usah capek-capek mikirin gimana caranya gue nulis buku ini. Mau pake gigi atau sewa joki, itu urusan gue. Yang harus kalian lakukan adalah, baca aja dan jangan nyinggung-nyinggung masalah tangan, deal?”, ujarnya di bab Kata Pengantar.
            Apa yang menjadi kelebihan dari buku ini adalah gaya penulisannya yang sederhana, tidak dibuat-buat namun benar-benar memiliki punch line komedi yang sangat baik. Sekitar hampir 60 persen isi dari buku ini adalah cerita tentang pengalaman pribadi @poconggg seperti kisah sial pembuktian kejantanannya sebagai seikat pocong, kisah cintanya bersama seikat pocongwati bernama Dea, dan kisah tugasnya sebagai pocong yaitu menakut-nakuti manusia. Sisa isi dari buku ini adalah interaksi sang penulis, @poconggg dengan para followers-nya dalam bab #SumpahPoconggg dan #konsultaconggg.
            Patut diacungi jempol melihat bahwa @poconggg bukanlah seorang penulis, namun mampu membuat buku komedi fiksi yang benar-benar menghibur bahkan novel Poconggg juga Pocong juga sempat difilmkan. Meskipun begitu, para penggemar komedi agaknya sedikit kecewa dengan isi buku yang terbilang sedikit daripada novel-novel komedi lain, sehingga beberapa pembaca menyebutkan bahwa buku ini lebih layak disebut sebagai cerita pendek daripada novel.


            Pada akhirnya, peresensi sangat merekomendasikan buku Poconggg juga Pocong untuk menjadi teman bacaan ringan yang sangat menghibur, tentunya dengan harga yang cukup terjangkau.
Categories:

0 comments:

Post a Comment

About

We're iYosinistic group. Solid, Coorperative, and SINGLE